/*----END HEADER Floating----*/ /*----START HEADER Floating----*/
/*----END HEADER Floating----*/

8 Cara Meningkatkan Kecerdasan Otak dan Spiritual

Kebanyakan orang berpendapat bahwa kecerdasan adalah faktor bawaan yang diturunkan secara genetik, mungkin itu ada benarnya tetapi tahukah anda bahwa sebagian besar kecerdasan adalah hasil dari usaha. Kecerdasan adalah suatu proses pembentukan yang berkesinambungan, dan untuk mempertahankannya diperlukan semacam kewaspadaan untuk mengamati kejadian-kejadian, keterbukaan untuk belajar, dan keberanian untuk menyesuaikan diri.


Untuk meningkatkan kecerdasan, kita perlu menambah pengetahuan itu lewat kegiatan kreatif, kegiatan menalar, dan kegiatan mengevaluasi atau menilai. Dari penjelasan yang sederhana ini maka beberapa hal dibawah ini akan menolong untuk meningkatkan kecerdasan kita:

1. Menetapkan cita-cita atau sasaran hidup
Cita-cita yang jelas akan membangkitkan semangat dan antusiasme. Cita-cita yang memikat bagi diri sendiri mampu melahirkan daya juang. Semangat, antusiasme, dan daya juang adalah tiga serangkai yang membuat kita produktif belajar. Dengan demikian kecerdasan kita diasah. Dari sekian banyak cita-cita, maka salah satunya adalah kita harus berkeinginan menjadi orang cerdas.

2. Membangun suatu kebiasaan hidup cerdas
Cara untuk membangun kebiasaan yang cerdas diantaranya adalah seperti membaca, berdiskusi, olah pikir, olah rasa, dan olah raga.

3. Membangun sikap keterbukaan-kritis
Sikap terbuka membuat kita mampu menerima ide-ide baru, ilmu-ilmu baru, dan pengertian-pengertian baru. Tapi jangan terlalu terbuka supaya kita masih dapat membuat sintesa dari sejumlah ide-ide yang berlainan. Kita juga harus kritis, artinya mampu mempertanyakan apa saja yang memasuki alam pikiran kita. Tapi jangan terlalu kritis yang membuat kita jadi tertutup, kaku, dan merasa benar sendiri. Yang pas adalah terbuka dan kritis.

4. Membangun suatu sikap belajar positif terhadap apapun yang kita alami. 
Pengalaman bukanlah peristiwa-peristiwa yang menimpa kita, melainkan apa yang kita lakukan terhadap peristiwa-peristiwa itu. Hanya dengan sikap belajar positif inilah kita dapat bertambah cerdas setelah mengalami suatu peristiwa, yaitu jadikan pengalaman sebagai guru. Seperti kata pepatah pengalaman adalah guru terbaik.

5. Membangun sikap rendah hati
Selalu ingat bahwa air selalu mengalir ketempat yang rendah, demikian pula hikmat dan pengetahuan mengalir menuju hati yang rendah.

6. Habiskan waktu dengan orang-orang pintar/cerdas
Orang-orang akan memperhatikan jika anda bergaul (hang out) dengan orang-orang paling pintar disekitar anda. Anda juga bisa belajar banyak. Namun, jangan banyak bicara, kecuali sesekali bertanya satu pertanyaan yang cerdas.

7. Kuasailah keahlian khusus dalam bidang yang tidak jelas (Obscure specialty)
Anggaplah anda tahu sedikit banyak tentang sejarah orang Inuit atau asal muasal pertambangan emas. Anda mungkin akan menjadi satu-satunya orang dalam ruangan yang mengetahui segala sesuatunya tentang hal tersebut. Ini akan membuat anda berbeda dengan orang lain, dan kesalahan-kesalahan yang anda buat akan lewat tidak terdeteksi secara baik. Bicaralah sedikit tentang "keahlian khusus dibidang tertentu (specialty)" anda untuk mengesankan.

8. Hargailah secara terbuka pendapat-pendapat orang lain
Ketika seseorang mempunyai satu gagasan besar atau pemahaman yang unik lengkapilah pendapat mereka untuk menghargainya. Jika kita mengakui kecerdasan orang lain, mereka seringnya akan berfikir anda lebih cerdas.



0 Komentar :

Poskan Komentar

Copyright ©2014 Blog Mamen