/*----END HEADER Floating----*/ /*----START Adsense----*/ /*----END Adsense----*/ /*----START Adsense----*/ /*----END Adsense----*/ /*----START Adsense----*/ /*----END Adsense----*/ /*----START HEADER Floating----*/
/*----END HEADER Floating----*/

Pengertian Seloka dan Contohnya

Pada dasarnya Seloka itu terdii dari dua baris, dan pada umumnya berisikan pameo, kata sindir, lelucon untuk mengolok-olok orang lain atau teman bicara. Oleh orang Indonesia sering dirubah benttuk menjadi pribahasa dan pantun.

 Contoh Seloka:


Baik beristri perempuan sumbing
walaupun marah tertawa juga

Baik berisitri perempuan janda
anak tiri boleh disuruh

jangan digenggam bagai bara
terasa panas dilepaskan

Baik beristri perempuan gemuk
nahhai memeluk punggung kerbau


Contoh seloka yang dijadikan pantun:


Ikan serinding menyeriding
meski tulangnya enak juga
Elok beristri perempuan sumbing
meski marah tertawa juga

Asam kandis asam belimbing
ketiga dengan asam jawa
Elok berbini perempuan sumbing
sedang marah tertawa juga

Anak Agam menjual sutera
jual di Rengat tengah pekan
Jangan digenggam bagai bara
terasa panas dilepaskan

Kerupuk berderuk-deruk
dimakan berdesau-desau
Berisitri perempuan gemuk
bagai memeluk punggung kerbau


Contoh Seloka dan pantun yang ditulis dalam bentuk peribahasa:


Umumnya peribahasa yang dirubah dari seloka menjadi kalimat majemuk dalam satu baris, hanya teknik penulisannya saja.

Baik berisitri perempuan sumbing, walaupun mara tertawa juga

Baik berisitri perempuan janda, anak tiri boleh disuruh

Jangan digenggam bagai bara, terasa panas dilepaskan

Baik berisitri perempuan gemuk, bagai memeluk punggung kerbau




0 Komentar :

Poskan Komentar

Copyright ©2014 Blog Mamen