/*----END HEADER Floating----*/ /*----START HEADER Floating----*/
/*----END HEADER Floating----*/

Cara Mengusir Binatang (Tikus) dari Atap Rumah

Binatang kecil seperti tikus, musang, tupai atau kelawar bisa memasuki rumah anda melalui atap rumah dan bisa menjadi gangguan bagi anda dan keluarga tentunya, terutama pada malam hari ketika anda tidur, binatang yang berada di atap rumah bisa mengeluarkan suara gaduh dan ribut sehingga mengganggu konsetrasi tidur anda yang seharusnya lelap. Tidak hanya itu hewan-hewan tadi juga bisa menjadi carrier atau pembawa penyakit yang bisa ditularkan kepada kita, hal lainnya yang menjengkelkan ketika tikus berhasil masuk ke rumah kita, dia bisa merusak properti rumah seperti furniture, atau menggigit kabel listrik yang tentunya ini menyebabkan bahaya yang lebih besar lagi bagi kemanan dan kenyamanan keluarga anda. Mungkin anda bisa mengusir sendiri dan mengerluarkan binatang-binatang tadi dari atap rumah atau bisa saja anda memanggil petugas khusus untuk mengeluarkannya, tapi tidak berhenti disitu, setelah anda berhasil mengeluarkan mereka dari atap rumah anda, maka tugas selanjutnya adalah haru menjaga agar hewan-hewan tetrbut tidak bisa masuk lagi ke atap rumah anda.

Seperti pada artikel sebelumnya cara alami mengusir tikus dari rumah, Mamen telah berbagi tips kepada anda agar anda tidak merasa terganggy lagi, Namun bagi anda yang merasa terganggu dan khawatir akan keberadaan hewan seperti tikus yang mendiami atap rumah anda, ini saatnya untuk menghilangkan rasa cemas karena BlogMamen akan berbagi tips dengan anda cara mengerluarkan atau mengusir hewan/binatang/tikus dari atap rumah atau bahasa Sundanya "para". Baiklah ini dia langkah-langkah yang bisa anda lakukan untuk mengusir mereka:

1. Cari tahu bagaimana hewan bisa naik/masuk ke atas atap atau loteng rumah anda. Periksalah properti seperti kayu penyangga langit-langit yang rapuh dan busuk, hal itu mengindikasikan bahwa ada sarang hewan didalam atap. Jika tidak ada tanda-tanda hewan diatas atap, periksalah bagian atas atap, periksa juga celah antara ubin dan genteng apakah ada yang terbuka seperti cabang pohon yang masuk, dan sebagainya.

2.  Pilihlah alat perangkap / jebakan hewan yang aman dimana tetap membiarkan si hewan tersebut hidup apabila masuk dalam perangkap. Jika anda menangkap hewan seperti musang misalnya, maka anda bisa membawanya jauh dari rumah anda lalu melepaskannya ke alam bebas, atau burung yang terperangkap maka harus segera anda lepaskan.

3. Anda bisa memasang perangkap berupa appan yang diberi lem perekat atau makanan yang diracuni untuk menjebak tikus, atau memasang perangkap listrik yang diberi makanan di tengah-tengahnya, tetapi pastikan bahwa alat yang anda gunakan itu aman dan tidak berbahaya bagi properti di rumah anda.

4. Belajarlah cara berurusan dengan jenis hewannya, misalkan jika yang sering masuk itu adalah kelalwar maka anda bisa memasang kawat di atap rumah anda untuk menjerat agar kelawar tidak dapat masuk ke dalam lotengg atau atap rumah anda.

5. Potonglah dahan atau cabang-cabang pohon yang merambat kerumah anda, hal ini untuk mencegah media yang sangat memuungkinkan untuk si hewan masuk ke atap rumah



0 Komentar :

Poskan Komentar

Copyright ©2014 Blog Mamen