/*----END HEADER Floating----*/ /*----START Adsense----*/ /*----END Adsense----*/ /*----START Adsense----*/ /*----END Adsense----*/ /*----START Adsense----*/ /*----END Adsense----*/ /*----START HEADER Floating----*/
/*----END HEADER Floating----*/

Pidato/Khutbah Tentang Zakat Fitrah

Bagi seluruh umat Islam didunia termasuk di Indonesia, sebentar lagi kita akan merayakan hari raya besar yang tentunya sangat ditunggu-tunggu oleh muslimin dan muslimat, yaitu hari raya kemenangan Idul Fitri, di Indonesia sendiri lebih dikenal dengan Lebaran. Dari asal katanya "Fitri" berarti Fitrah yang artinya kembali suci, bagi umuat Islam yang telah melaksanakan Shaum Ramadhan sebulan penuh dengan khusu' dan penuh kesabaran dalam menjalaninya tentu akan sangat senang menyambut hari raya idul fitri ini, betapa tidak ketika seorang muslim benar-benar mengerjakan shuam tersebut dengan penuh keikhlasan maka saatnya dia kembali ke kesucian diri dan jiwa.

Tradisinya di Indonesia sendiri, seiring dengan penyambutan hari raya besar Idul Fitri ini, berbagai persiapan pun dilakukan. dari mulai mudik kekampung halaman, membuat kue-kue, ketupat lebaran, membeli baju lebaran, bagi yang sudah berpenghasilan menyiapkan sejumlah uang recehan untuk salam tempel, dan lain sebagainya. Kita boleh saja disibukan dengan hal-hal tersebut, tetapi jangan sampai kita melupakan kewajiban kita untuk berzakat fitrah, perlu diingat bahwa semua persiapan yang dilakukan dalam menyambt hari raya lebaran itu hanyalah sebuah tradisi semata yang secara turun temurun diturunkan yang akhirnya membudaya.

Zakat fittrah sendiri berfungsi untuk menyucikan diri kita dari perbuatan yang nilainya "kurang" dimata Allah SWT yang telah kita perbuat selama bulan Ramdhan ini. Dengan membayar kewajiban Zakat Fitrah ini, makan akan menjadi pelengkap Ibadah puasa kita selama sebulan penuh ini. Dibawah ini adalah khutbah atau pudato singkat tentang Kewajiban membayar Zakat Fitrah bagi setiap Muslim wal Muslimat untuk disampaikan pada majelis pengajian, atau pidato Kultum (kuliah Tujuh 7 menit).



Assalamu'alaikum WR. WB

Bismillahirrahmanirrahiim
Hadirin dan Hadirat yang dimuliakan Allah SWT,
Hamdan Wa Syukran lillah, mari kita panjatkan syukur ke haribaan Allah SWT atas nikmat, rahmat dan karunia-Nya, sehingga kita masih diberi kekuatan lahir-bathin sehingga kita masih tetap konsisten dalam memperjuangkan dakwah Islam keseluruh penjuru dunia. Shalawatullah Wa salamuhu daimina wa mutalazimina alaihi. Salam kita sampaikan dalam keabadian kepada Nabi Muhammad SAW sosok teladan, manusia paripurna, dan panutan umat menuju kemuliaan dan keberadaban hidup.

Hadirin dan Hadirat yang dimuliakan Allah SWT,
Zakat Fitrah adalah zakat yang diwajibkan kepada setiap muslim yang pada malam Idul Fitri hingga pagi esok harinya mempunyai makanan yang cukup, walaupun itu seorang bayi yang lahir sebelum shalat Idul Fitri, wajib dibayarkan zakat fitrahnya. Dan bahkan uniknya seorang musytahik pun jika ia menerima zakat fitrah dari zakat fitrah orang lain dan melebihi dari cukup untuk malam Idul Fitri dan besoknya maka diapun harus membayarkannya.

Hal ini pernah disabdakan oleh Rasulullah SAW bahwa beliau mewajibkan zakat fitrah sebagai pembersih bagi orang yang berpuasa (Ramadhan) dari perbuatan sia-sia dan keji. Dan mmerupakan makanan bagi para orag miskin. Maka barang siapa yang menunaikan sebelum shalat Idul Fitri, maka ia sebagai zakat fitrah yang diterima 9sah) dan barang siapa yang menunaikannya sesudah shalat Idul Fitri, maka ia dianggap sebagai Shadaqoh biasa (bukan zakat Fitrah) (HR Abu dawud dan Ibnu Majah). Dan didalam hadits lain beliau bersabda: "Cukupilah mereka (fakir miskin) pada hari ini (malam hari raya Idul Fitri) dengan zakat Fitrah." (HR Daruquthni).

Dari hadits diatas dapat disimpulkan bagwa zakat Fitrah itu berfungsi untuk menyucikan dan menambali kekurangan-kekurangan dari amalan kita kerjakan di bulan Ramadhan, khususnya amalan shaum. Disamping itu zakat fitrah itu tentu mengemban misi sosial diantara kaum yang mampu dengan yang dhuafa, berbagai rasa hingga dihari Idul Fitri ini tak ada seorangpun diantara kita kaum muslimin yang bersedih, khususnya yang dikarenakan oleh kekurangan makanan dan semua harus gembira.

Kemudian zakat fitrah ini berfungsi sebagai pembawa amalan-amalan kita selama Ramdhan kepada Allah SWT sebagaimana yang dikatakan Rasulullah SAW dalam sebuah hadits beliau: "puasa bulan Ramadhan tergantung antara langit dan bumi, dan tidak akan dilangsungkan ke hadhirah allah, kecuali ia mengeluarkan zakat fitrahnya".



Hadirin yang dimuliakan oleh Allah,
Demikianlah yang dapat kami sampaikan pada majelis hari ini. Atas segala kesalahannya kami mohon maaf. Semoga apa yang telah kami sampaikan dapat kita amalkan dalam kehidupan kita sehari-hari. Akhiru kalam

Wassalamu'alaikum WR. WB



0 Komentar :

Poskan Komentar

Copyright ©2014 Blog Mamen