/*----END HEADER Floating----*/ /*----START HEADER Floating----*/
/*----END HEADER Floating----*/

Cara Mangobati Tumit/Telapak Kaki Pecah-Pecah

Tumit/telapak kai pecah-pecah banyak sekali di alami oleh masyarakat Indonesia. Tumit/telapak kaki pecah-pecah salah satunya di akibat kan oleh udara yang terlalu panas dan juga akibat deterjen saat mencuci. Kaki pecah-pecah memang sangat mengganggu kesehatan kaki kita, karena kaki akan terasa sakit kesanya akan terlihat jorok dan mengerikan.
Nah, para pembaca setia blog mamen sekarang blog mamen akan sharing tentang cara Mengobati tumit/telapak kaki pecah-pecah secara alami, agar telapak kaki lebih sehat dan kaki pecah-pecah pun hilang. Sebenarnya mengobati telapak kaki pecah-pecah itu cukup mudah, kita perlu menggunakan bahan-bahan alami seperti bawang putih dan jeruk nipis, kemiri, getah pepaya dll.


Berikut Cara-cara Alami untuk mengobati tumit/telapak kaki pecah-pecah :

-Menggunakan Getah pepaya
Belah sebutir buah pepaya secara melintang, tunggu sebentar hingga getah pepaya itu keluar, setelah keluar getah pepayanya gosokan pada telapak kaki yang pecah-pecah itu.

-Menggunakan kemiri
Ambil kemiri secukupnya dan setelah itu bakar kemiri hingga warnanya hitam, setelah itu tumbuk kemiri hingga menjadi halus, setelah halus lalu oleskan pada tumit/telapak kaki yang pevah tunggu 10-15 menit dan basuh kaki setelahnya

-Bawang putih dan jeruk nipis
Sebelumnya rendamlah kaki terlebih dahulu dengan air hangat, setelah itu belah jeruk nipis menjadi 2, terus gosokan belahan jeruk nipis itu pada telapak kaki yang pecah-pecah, setelah kering lalu gosokan bawang putih pada telapak kaki yang kering.

-Kubis
Sebelum tidur lekatkan selembar daun kubis pada tumit, setelah bangun lepas plester dan selembar daun kubistersebut dan oleskan pelembab pada tumit yang pecah-pecah

-Apel
Parut dan tumbuk sebutir apel hingga halus, lalu setala itu oleskan pada tumit/telapak kaki yang pecah-pecah, tunggu 10-15 menit, setelah itu basuh menggunakan air hangat



0 Komentar :

Poskan Komentar

Copyright ©2014 Blog Mamen