/*----END HEADER Floating----*/ /*----START Adsense----*/ /*----END Adsense----*/ /*----START Adsense----*/ /*----END Adsense----*/ /*----START Adsense----*/ /*----END Adsense----*/ /*----START HEADER Floating----*/
/*----END HEADER Floating----*/

Pidato Tentang Acara Perpisahan Siswa (Murid) Sekolah

Buat teman-teman yang saat ini telah melangsungkan ujian nasional UN dan yang sebentar lagi akan menjelang perpisan dengan sekolah, guru-guru, teman-teman kelas, dll. Maka kali ini Mamen sharing dengan kamu semua sebuah pidato singkat yang berkaitan dengan perpisahan siswa/murid sekolah, yang mana pidato ini hanyalah acuan semata yang mmeberikan gambaran tentang cara menyampaikan sebuah pidato perpisahan. Dan agar lebih bagus lagi, kamu bisa memodifikasinya dan memasukan unsuk "kamu"-nya dalam pidato berikut ini, baiklah ini dia cpntoh pidato tentang Acara perpisahan siswa/murid sekolah.



Assalamu'alikum Wr. Wb

Bapak Kepala Sekolah, beserta dewan guru yang saya hormati, teman-teman siswa kelas 1 sampai kelas 3 MTS. Al-Mamen, Bandung yang saya cintai. Untuk mengawali pertemuan kita pada pagi hari ini marilah kita sanjungkan puja dan puji syukur kehadirat Allah SWT, karena kita bisa berkumpul di aula MTs. Dalam rangka perpisahan kelas III tahun pelajaran 2011-2012. Mudah-mudahan acara perpisahan pada pagi hari ini membawa kesan tersendiri bagi kita semua.

Bapak Kepala Sekolah, dewan guru, serta teman-teman yang berbahagia. Kedua kalinya shalawat serta salam semoga tetap tercurahkan kepada junjungan Nabi besar Muhammad SAW. Karena beliaulah yang mmebawa misi ajaran agama Islam sampai ke penjuru peolosk dunia, sehingga kita bisa membedakan mana yang haq dan yang bathil. Mudah-mudahan kita termasuk umat Nabi Muhammad yang setia kepadanya.

Bapak Sekolah, dewan guru, serta teman-teman yang saya cintai. Hari ini acaranya adalah perpisahan kelas III antara adik-adik kelas III, maupun dewan guru. Dan saya mewakili teman-teman kelas III, mengungkapkan terima kasih sebanyak-banyaknya terhadap bapak-bapak guru-guru, maupun Ibu guru yang selama tiga tahun mendidik kami dengan penuh kesabaran, memberikan berbagai macam ilmu yang banyak kelak, semuanya itu disampaikan tanpa pamrih. Kini kamu tidak bisa membalas kebaikan bapak guru maupun ibu guru. Hanya teriring do'a semoga Allah senantiasa membalas jasa-jasa bapak guru yang telah mencurahkan tenaga, pikiran, dan waktu demi mendidik, dan memajukan anak didiknya. Segala kebaikan Bapak guru maupun ibu guru dalam menyampaikan pelajaran masih terkenang, dan teringat, hal ini tidaklah bisa lupa, walaupun kita sudah melanjutkan ke perguruan tinggi, atau sudah tau nanti.

Bapak, guru, maupun ibu guru yang kami sayangi, kami atas nama kelas III, tidak menutup kemungkinan dalam kegiatan-kegiatan yang berlangsung selama belajar terdapat kesalahan, baik yang saya sengaja, atau tidak saya sengaja, karena itu sudilah kiranya bapak guru, maupun ibu guru memaafkan kesalahan tersebut. Sering juga apak guru maupun ibu guru menghadapi murid yang tidak tertib, baik seragam, pada waktu menerima pelajaran, ataupun juga pembicaraan yang tidak sopan, semuanya itu sering dialami siswa, karena itu sekali lagi kamu minta maaf yang tak terhingga.

Bapak guru, Ibu guru, serta teman-teman yang berbahagia. Masa- masa dibangku MTs, masih terkenang kembali, seakan-akan ingin sekolah lagi, tetapi hal semacam ini tidak mungkin terjadi, karena kita sudah lulus, dan Alhamdulillah untuk periode kita pada saat ini bisa lulus seratus persen, bahkan mendapat ranking 7 sekabupaten Bandung. Hal ini menunjukan keberhasilan para siswa, dan tidak lepas dari kedemangatan bapak guru, maupun ibu guru dalam memberikan pendidikan (pelajaran).

Hadirin, yang saya hormati. Demikian juga terhadap teman-teman agar bertambah semangat dala meraih prestasi untuk adik-adik kelas satu dan dua. Dalam belajar jangan sekali-kali mencontoh kakak-kakakmu yang malas belajar, akan tetapi contohlah kakak-kakakmu yang semangat belajarnya, agar adik-adik dalam menempuh pelajaran betul-betul berhasil dengan baik sesuai dengan harapan kedua orang tua. Adik-adik perlu juga saya sampapaikan agar budi pekerti yang baik hendaklah diterapkan betul agar kau menjadi anak-anak yang terkontrol. Kesopanan terhadap siapapun hendaklah kau terapkan betul, baik terhadap bapak guru, ibu guru, dan tidak kalah pentingnya terhadap orang tua, itulah yang paling utama anda lakukan.

Bapak guru, Ibu guru, maupun teman-teman yang saya cintai. Dalam pertemuan sehari-hari dilingkungan sekolah antara kami dan adik-adik tidak lepas dari kesalahan, baik yang disengaja, maupun yang tidak disengaja karena itu, agar adik berkenan untuk memafkan.

Dan yang terakhir kami mohon do'a restu dari bapak-bapak guru, maupun ibu guru, serta teman-teman yang masih duduk dibangku kelas satu dan dua. Agar ilmu yang telah kami peroleh selama dibangku sekolah benar-benar bermanfaat dan bisa amalkan dala kehidupan sehari-hari, mudah-mudahan kami dalam melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi akan mampu dalam menerima pelajaran. Demikian pula agar bapak guru maupun ibu guru diberi kekuatan dalam mendidik di MTs Al-MAMEN ini.

Demikianlah kata-kata pidato kami dalam acara perpisahan kelas III, ila ada sumur diladang boleh menumpang mandi, bila ada umur panjang kita bisa bertemu lagi. Kurang lebihnya kami mohon maaf. Ihdinash shirathal mustaqiim.

Wassalamu'alaikum Wr. Wb



0 Komentar :

Poskan Komentar

Copyright ©2014 Blog Mamen