/*----END HEADER Floating----*/ /*----START HEADER Floating----*/
/*----END HEADER Floating----*/

Contoh Pantun Pribahasa, Ungkapan (Kumpulan)

Contoh Pantun Peribahasa-Banyak sekali jenis-jenis pantun seperti pantun nasehat, pantun budi, pantun jenaka,pantun teka-teki dll sedangkan pengertian pantun ini sendiri adalah puisi lama yang terikat oleh syarat-syarat tertentu seperti(jumlah baris, jumlah suku kata, persajakan dan isi.

Para pembaca setia blog mamen kali ini blog mamen akan sharing pantun lagi nih,tapi sekarang pantun akan blog mamen bagikan adalah contoh pantun peribahasa, pantun peribahasa ini adalah pantun yang berkaitan erat dengan nasehat-nasehat hidup untuk kita,atau peribahasa yang sangat erat kaitanya dengan kehidupan sehari-hari, biasanya pantun peribahasa banyak di gunakan di dalam belajar bahasa indonesia khusunya dalam pantun.

Pantun peribahasa ini juga cocok untuk para pelajar yang sedang mempelajari jenis-jeins pantun, bisa juga baca disini blog mamen menyediakan beberapa contohnya untuk bisa kalian baca dan pelajari seperti apa pantun peribahasa itu sendiri . Berikut ini adalah beberpa contoh pantun peribahasa :

Bersakit-sakit kehulu
Berenang-renang ketepian
Bersakit-sakit dahulu
Bersenang-senang kemudian

Kehulu memotong pagar
jangan terpotong batang durian
Cari guru tempat belajar
Jangan jadi sesal kemudian

Kerat-kerut kayu diladang
Hendak di buat hulu cangkul
Berapa berat mata memandang
Barat lagi bahu memikul

Harapkan untung menggamit
Kain dibadan di edahkan
Harapkan guruh dilangit
Air tempayan dicurahkan

Pohon pepaya didalam semak
Pohon manggis sebesar lengan
Kawan tertawa memag banyak
Kawan menangis di harap jangan

Pucuk pauh delima batu
Anak sembilang di tapak tangan
Biar jauh di negeri satu
Hilang dimata di hati jangan

Bagaimana tidak di kenang
Pucuknya pauh selasih jambi
Bagaimana tidak terkenang
Dagang yang jauh kekasih hati

Duhai selasih janganlah tinggi
Kalaupun tinggi berdaun jangan
Duhai kekasih janganlah pergi
kalau pergi bertahun-tahun jangan

Batang selasih mainan budak
Berdaun sehelai di makan kuda
Bercerai kasih bertalak tidak
Seribu tahun kembali juga

Bunga cina bunga karangan
Tanamlah rapat tepi perigi
Adik dimana abang gerangan
Bilalah dapat bertemu lagi



0 Komentar :

Poskan Komentar

Copyright ©2014 Blog Mamen