/*----END HEADER Floating----*/ /*----START Adsense----*/ /*----END Adsense----*/ /*----START Adsense----*/ /*----END Adsense----*/ /*----START Adsense----*/ /*----END Adsense----*/ /*----START HEADER Floating----*/
/*----END HEADER Floating----*/

Contoh Pidato Pada Acara Aqiqah (Kelahiran Bayi)

Dalam Islam, apabila ada seorang ibu yang melahirkan seorang bayi maka biasanya diadakan syukuran yang dikenal dengan Aqiqah. Menurut bahasa awamnya Aqiqah sendiri adalah syukuran atas kelahiran seorang bayi yang ditandai dengan pencukuran rambut sang bayi karena telah selamat lahir kedunia ini, aqiqah biasanya dirayakan pada hari ke-7, atau hari ke-14 setelah sang bayi tersebut dilahirkan. Biasanya hewan yang biasa disembelih untuk aqiqah ini adalah kambing/domba. Apabila bayinya berjenis kelamin laki-laki maka kambing yang disembelih itu harus 2 ekor, sementara bila sang bayi berjenis kelamin perempuan maka cukup menyembelih 1 ekor kambing/domba saja. Namun perlu diingat bahwa Aqiqah ini hukumnya sunnah, ditujukan bagi orang tua atau keluarga yang mampu, artinya bagi orang tua yang tidak (kurang) mampu cukup menimbang berat rambut hasil cukuran tersebut, maka yang disodaqohkan pun sama dengan berat timbangan bayi tersebut.

Mungkin Anda adalah orang yang dipercaya untuk mnyampaikan sebuah pidato pada acara syukuran aqiqah oleh keluarga yang bersangkutan, dan mungkin pula saat ini anda sedang mencari ide atau bahan materi untuk pidato Anda itu. Nah kali ini Mamen akan berbagi dengan Anda contoh pidato atau isi materi yang bisa disampaikan pada acara syukuran Aqiqah, yang mana kurang lebihnya pidatonya seperti ini:

Assalamu'alaikum Warrahmatullahi wabarakatuh..

Hadirin yang kami hormati dalam suasana yang berbahagia ini. Tiada kata-kata yang patut kita uacapkan kecuali hanya puji syukur kehadirat Allah SWT. Karena atas karunia, nikmat, serta hidayah-Nya sehingga kita sekalian bisa hadir di acara aqiqah saudara (sebutkan nama yang punya hajat/syukuran) ini dengan tiada halangan apapun.

Disamping itu, shalawat serta salam kita sanjungkan kepada junjungan kita Nabi Agung Muhammad SAW yang telah memberikan kepada kita petunjuk dan tuntunan bagaimana kita harus melaksanakan kehidupan ini secara baik dan benar.

Hadirin yang berbahagia, aqiqah memiliki hukum yang disunahkan bagi yang mampu. Karena aqiqah adalah penyembalihan hewan kambing pada hari ketujuh dari kelahiiran seorang anak. Adapun penyembelihannya berbeda-beda. Bagi anak laki-laki hendaknya menyembelih dua ekor kambing, sedangkan bagi perempuan menyembelih sebanyak satu ekor kambing. Dan mengenai binatang yang sah untuk dijadikan adalah seperti kita berqurban. Baik dalam macamnya, umurnya. Demikian juga tidak ada cacat.

Saudaraku sekalian yang kami cintai, akhirnya kami mohon maaf atas emua kekurangan dari materi pidato ini, Ihdinas shiritol mustaqiim.

Wassalamu'alaikum Warahmatullahi wabarakatuh.



0 Komentar :

Poskan Komentar

Copyright ©2014 Blog Mamen