/*----END HEADER Floating----*/ /*----START HEADER Floating----*/
/*----END HEADER Floating----*/

Bagaimana dan Kenapa Penuaan Terjadi?

Proses penuaan merupakan proses fisiologi yang tak terhindarkan yang pasti dialami oleh setiap manusia dibumi ini. Proses ini bersifat irreversibel yang meliputi seluruh organ tubuh termasuk kulit. Irosnisnya proses penuaan ini diapandang sebagai hal yang menakutkan oleh kebanyakan orang, padahal proses ini akan berjalan terus seiring dengan bertambahnya usia.

Kulit merupakan salah satu jaringan yang secara langsung akan memperlihatkan proses penuaa tersebut. Walaupun sampai saat ini mekanisme menua belum diketahui secara pasti. Berbagai faktor, baik faktor dalam maupun faktor luar (teristimewa sinar matahari) dapat mempengaruhi kecepatan proses menua pada kulit.


Proses penuaan biasanya ditandai  hal-hal berikut:

1. Kulit kering.
Pada usia lanjut kulit aan terlihat kering dan ini disebabkan oleh menurunnyahormon androgen, dan juga menurunnya aktivitas dan fungsi kelenjar sebacea yang membentuk lemak untuk meminyaki kulit sehingga terjadi evaporasi (penguapan) air secara berlebihan dan kadar air epidermis menjadi berkurang, yang disusul denga jumlah kelenjar ekrin yang menghasilkan keringat dan menjaga kelembapan berkurang sampai 15% sehingga kulit menjadi kering.

2. Permukaan Kulit Kasar dan berisisik
Hal ini terjadi akibat beberapa hal, diantaranya karena kelaianan pada proses keratinisasi disertai perubahan-perubahan ukuran dan bentuk sel-sel epidermis yang bermacam-macam dan sebagian berkelompok, dan jua lapisan stratum korneum mudah lepas dan kecenderungan sel-sel yang mati untuk saling melekat pada permukaan kulit.

3. Kulit berkeriput dan mengendur
Pada usia lanjut, epidermis menipis sampai 20% dan lapisan terbawah epidermis yang berhubungan dengan dermis menjadi rata. Terjadi penurunan jumlah fibroblast yang mensintesi lemak sehingga pembentukan serat kolagen atau penggantian kolagen tua menjadi lambat, jumlah serat kolagen berkurang, serat elastis lebih sklerotik (kaku) dan menebal sehingga jaringan kolagen mengendur dan serabut elastis kehilangan daya kenyalnya, kulit menjadi kendur dan kurang lentur sehingga mudah berkeriput dan leih jelas garis atau lipatannya.

4. Gangguan pigmentasi yang tidak merata pada kulit
Hal ini disebabkan oleh terjadinya perubaan distribusi pigmen melanin dan proliferasi melanosit. Gangguan pigmentasi juga disebabkan oleh berkurangnya enzim katalisator dopa yang berguna untuk proses pembentukan melanin. Enzim iniakan berkurang setiap penambahan umur 10 tahun.

Sumber: Buku Berjudul "Agar Awet Muda" Dr. Dodhy S. Putro M.A., Dipl. Ac



0 Komentar :

Poskan Komentar

Copyright ©2014 Blog Mamen